Rabu, 06 Januari 2010

Jenis - Jenis Surat Keterangan Asal (SKA)

Jenis-Jenis Surat Keterangan Asal (SKA) Preferensi

1. Generalized System of Preference (GSP), Certificate Of Origin "Form A".

Pengertian dan Tujuan
Generalized System of Preference adalah suatu sistem preferensi dalam bentuk penurunan atau pembebasan tarif bea masuk yang diberikan oleh negara-negara maju kepada produk-produk tertentu yang berasal dari negara-negara berkembang (termasuk Indonesia) yang memenuhi syarat. Tujuannya adalah membantu pembangunan negara berkembang antara lain dengan peningkatan pendapatan devisa melalui ekspor dan mempercepat industrialisasi.

Negara-negara pemberi fasilitas GSP adalah:
Kanada, Jepang, Selandia Baru, Norwegia, Swiss, Amerika Serikat, Bulgaria, Federasi Rusia, Belarus, Australia, Uni Eropa(Austria, Belgia, Denmark, Perancis, Finlandia, Jerman, Irlandia, Italia, Luksemburg, Belanda, Portugal, Spanyol, Swedia, Inggris, Yunani, Cyprus, Estonia, Hungaria, Latvia, Lithuania, Malta, Polandia, Ceko, Slovakia, dan Slovenia).

Kriteria Barang untuk GSP:
  • Produk yang tidak mengandung kandungan impor yang tidak diketahui asalnya (wholly obtained goods) yang artinya status asal barang tidak bermasalah.

  • Produk yang menggandung kandungan impor yang tidak diketahui asalnya (goods with an importcontent/unknown origin)


2. Coomond Effective Preferential Tariff ASEAN Free Trade Area (CEPT-AFTA)

Pengertian.
ASEAN Free Trade Area (AFTA) merupakan wilayah perdagangan bebas yang mencakup batas negara anggota ASEAN dimana untuk melancarkan arus perdagangan dilakukan penghapusan tarif bea masuk sesama anggota ASEAN.

Negara Tujuan:
Singapura, Malaysia, Thailand, Philipina, Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja.


3. Certificate in Regard to Traditional Handicraft Batik Fabrics of Cotton
Kegunaannya adalah :
Untuk ekspor hasil kerajinan batik tradisional yang terbuat dari kain kapas.
Negara tujuannya adalah : Jepang

4. Certificate in Regard toCertain Handicraft Product
Keguanan : Untuk ekspor barang-barang kerajinan tangn non tekstil
Negara tujuannya adalah : Uni Eropa (Austria, Belgia, Denmark, Perancis, Finlandia, Jerman, Irlandia, Italia, Luksemburg, Belanda, Portugal, Spanyol, Swedia, Inggris, Yunani, Cyprus, Estonia, Hungaria, Latvia, Lithuania, Malta, Polandia, Ceko, Slovakia, dan Slovenia).

5. Certificate Relating to Silk Cotton Handlooms Products
Kegunaannya: untuk ekspor barang kerajinan tangan TPT (Textile/Product Textile) yang terbuat dari bahan sutera atau kapas yang termasuk dalam cakupan skema barang-barang kerajinan Masyarakat Eropa
Negar tujuannya : Uni Eropa (Austria, Belgia, Denmark, Perancis, Finlandia, Jerman, Irlandia, Italia, Luksemburg, Belanda, Portugal, Spanyol, Swedia, Inggris, Yunani, Cyprus, Estonia, Hungaria, Latvia, Lithuania, Malta, Polandia, Ceko, Slovakia, dan Slovenia).


6. Industrial Craft Certification (ICC)
Manfaat : untuk ekspor barang yang termasuk "Industrial Craft Merchandise"
Negara tujuannya adalah : Australia.

7. Glabal System of Trade Preference Certificate of Origin (Form GSTP)

8.Certificate of Handicraft Goods.
Mnfaat : untuk ekspor kerajinan tangan.
Negara tujuannya adalah : Kanada

9. Certificate OfAutenthicity Tobaco
Manfaatnya adalah untuk ekspor tembakau jenis tertentu
Negara tujuannya adalah : Uni Eropa (Austria, Belgia, Denmark, Perancis, Finlandia, Jerman, Irlandia, Italia, Luksemburg, Belanda, Portugal, Spanyol, Swedia, Inggris, Yunani, Cyprus, Estonia, Hungaria, Latvia, Lithuania, Malta, Polandia, Ceko, Slovakia, dan Slovenia).

10. ASEAN-CHINA Free Trade Area Preferential Tariff Certificate of Origin "FORM E"
Manfaat : preferensi dalam bentuk penurunan atau pembebasan tarif bea masuk.
Negara tujuannya adalah : China

11. Asean-Korea Free Trade Area Preferential Tariff Certificate of Origin "Form AK"

Negara tujuannya adalah " Korea Republic Of

0 komentar:

Poskan Komentar

 

My Blog List

Site Info

Pengikut

Mengenai Saya

Foto Saya
Denpasar, Bali, Indonesia
COO Indonesia Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template